Malam mendekat, tetapi kita belum juga sampai di rumah dengan selamat. Sedikit cahaya yang tersisa pada waktu-waktu inilah yang bisa membimbing kita semua.

Esse est Percipi

"If someone pops out on the street and suddenly asks me 'who are you', I'm afraid the only answer I have in mind is my job title, and that really bugs me..."

Does living independent from the gaze--and therefore the questions--that The Others posit is ever an option? Quantum mechanics postulates that all objects in the universe are merely waves of probabilities until it is observed--asserting Berkeley's notion that "to be is to be perceived" centuries earlier. But to be perceived as what? Let that question be our cause. Maybe our very existence is a struggle to answer that single question, an answer that will resonate and affect those who come us, the entirety of humanity, the universe, even. At least for me, pondering about the question is a comforting respite from meaninglessness.

P.S since we're talking about roles here, I've shared some of my impersonal writings--mostly on what I perceive as my role--to my newish tumblr. Feel free to come, comment, and follow (and assert my existence).

Tidak ada komentar:

Double personality is so 2000. Mobil jemputan warna hijau telor asin Brebes yang hobinya kebut-kebutan di Kalimalang sambil menggeber Joy Division. Kretek, kopi, dan gorengan bersama Derrida di taman kota. Es krim rasa tape dan gulali rasa nangka. Situationist International. Risoles isi daging rusa asap. Lingkar samsara Sisifus. Tanda seru. Selamatkan seni dan desain dari diri mereka sendiri. Petir. Piknik antar peradaban. Fluxus yang tersumbat, gerak yang terhambat. Kembang api. Interupsi. Negasi. Saya percaya pada kekuatan dialog dan pendidikan menengah, inisiasi remaja menuju masyarakat. Narasi besar telah runtuh. Mari nyanyikan epik kita sendiri. Seorang teman berkata, yang bisa menggambarkan saya adalah sebuah wadah yang ke dalamnya terus menerus dilemparkan apa saja oleh siapa saja. Semoga wadah itu tak ada dasarnya, tak akan penuh ataupun tumpah isinya. Semoga wadah itu tetap ada, terus membendung keriuhan di dalamnya. Semoga keriuhan itu tak mereda, dan semoga semua manusia tak berhenti bertanya.

Aidil Akbar Latief
@idlelatief